Dunia Rafi

Hari ini setahun kemudian…

Posted in DuniaRafi by wiratara on Agustus 28, 2010

Entah kenapa, hari ini aku teringat, bahwa aku masih memiliki hutang. Mungkin bukan hutang uang, tapi hutang untuk melanjutkan tulisanku yang dulu. Ya, hari ini tepat setahun dari sejak 28/8/2009 ketika tulisan “hari ini setahun yang lalu” aku buat di ujung belahan dunia sana.

Assalamualaikum,

Hari ini setahun kemudian,

Cukup banyak yang berubah, duniaku, hidupku dan orang-orang disekelilingku,

Tidak kusangka, satu tahun mampu merubah segalanya,

Menyembuhkan luka, menyamarkan gundah, dan mewarnakan kehidupan,

Setahun yang lalu, ketika tulisan itu dibuat, aku sedang sendiri, meresapi malam di flat ku ditepi Amsterdam,

Kini setahun kemudian, ketika aku menulis lanjutan drama hidupku,

Aku masih tetap sendiri, meresapi hidupku kembali, di sebuah kost di kawasan Kuningan.

Tuhan,

Haruskah aku mengeluh? Ah saya rasa tidak perlu..

Justru aku sangat bersyukur, Engkau telah mewujudkan do’a ku setahun yang lalu..

Isteriku kini sudah bersekolah, aku sudah memiliki pekerjaan yang baik, dan kami sekeluarga di naungi dengan rahmat dan ridho-mu..

Rasanya tidak layak aku berkeluh lagi…Pandir..

Meskipun masih ada beberapa hal yang belum terwujud; bisa mewujudkan keluarga yang utuh, menemani puteraku jalan-jalan di sore hari, mendongengkannya cerita ketika malam menjelang, atau sekarang bermain tebak-tebakan kartu bergambar..

Ah, tapi itulah manusia..tidak pernah merasa puas..Mungkin hingga nyawa singgah di kerongkongan..

Tuhan,

Setahun itu ternyata tidak lama,

Tapi setahun itu sudah cukup untuk merubah segalanya..

Tuhan,

Syukur beribu syukur aku Engkau pertemukan aku kembali dengan hari ini,

Di bulan Ramadhan ini, puasa ke 18, mudah-mudahan Engkau mengijabahi do’a-do’a ku..

Janji-Mu sang pemenuh do’a..Janji yang pasti tidak pernah Engkau ingkari..

Seperti hal nya hari ini aku menjadi saksi kuasaMu atas do’a ku setahun yang lalu..

Tuhan,

Engkau boleh menyebutku sang peminta-minta..

Tapi bukanlah Engkau mengajarkan yang demikian? “Memintalah hanya kepadaKu, maka Aku akan mengabulkan?”

Tuhan,

Aku ingin menjadi sang pembelajar..

Yang memapu melihat hidup dari sisi-sisi yang belum terjamah..

Tuhan,

Engkau Sang Maha Pembuka Tabir..

Aku tidak ingin meramal masa depanku..

Aku tidak ingin bertanya kepada selain Engkau..

Aku tidak takut berjalan didalam gelap, karena bagiku gelap adalah wahana meresapi diri yang paling baik..

Seperti Gua Hira bagi Muhammad SAW..

Tuhan,

Satu episode kehidupanku kini sudah terbuka,

Episode-episode lainnya menunggu untuk Kau buka..

Tuhan,

Hari ini aku memohon dengan tulus..

Ijinkanlah aku menemui kembali hari ini setahun yang akan datang..

Dengan keadaan yang lebih baik…

Ya Alloh, kalau memang itu sudah menjadi ketetapanMu, maka pertemukanlah…

Amin.

Wassalam,

SH

28 Agustus 2010 (Setahun Kemudian)

Kuningan, Jak-Sel

SISKA KOST Pedurenan Masjid II

Satu Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. Hari ini dua tahun kemudian « Dunia Rafi said, on Agustus 20, 2011 at 2:47 pm

    […] Sambungan dari tulisan saya setahun yang lalu https://wiratara.wordpress.com/2010/08/28/hari-ini-setahun-kemudian/ […]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: