Dunia Rafi

Ketika cinta memucuk rindu..(sebuah introspeksi)

Posted in Intermezo by wiratara on Agustus 28, 2009

Ketika aku berkata cinta..
Tersadar aku sebuah konsekuensi..
Berserah raga dan pikir sepenuhnya..
Mengkristal menjadi satu kesatuan..
Seiya sekata…sekata seperbuatan..

Ketika aku merasa rindu..
Tersadar aku bahwa ini adalah rasa..
Pewujudan dari sebuah cinta..
Cinta yang dulu aku proklamirkan..
Atau yang dulu diproklamirkan untukku..

Ketika cinta memucuk rindu..
Hanya kepasrahan dan ke’takut’an akan jauh dari-Mu..
Bercampur, beraduk dan memadu..
Mengisi sekat-sekat hati, pikir dan olah laku..

Tuhan..
Hari ini Ramadhan ke-tiga..
Ijinkan aku menggenapkannya untuk-Mu..
Ijinkan aku menggenapkannya untukku, isteri anakku, keluargaku..
Agar aku menjadi pribadi yang lebih baik..
Agar aku menjadi pribadi yang lebih baik..

Diemen, 24 Agustus 2009
SH

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: