Dunia Rafi

Deposito berbunga 1000%

Posted in CelotehAyah&Mama by wiratara on Agustus 28, 2009

Judul yang aneh ya? mungkin anda fikir ayah rafi sudah mulai sinting kelamaan tinggal di ‘londo’..
Atau mungkin otaknya korsleting gara-gara kelamaan nulis thesis..
Atau mungkin pula ‘hipoglikemia’ berat gara-gara puasa, jadinya ngelantur..

Ternyata tidak sobat! Ayahrafi masih sehat2 aja tuh…setidaknya itu klaim yang saya declare..
Entah mungkin kalau kunjung ke Sp.KJ akan keluar diagnosa F berapa (mudah2an bukan F.20)…

Dimulai dari mana ya? hmm.. (mode berpikir :ON)
***

Sahabat,
Kadang disaat saya sendiri, terbaring ditempat tidur dimalam hari..
Banyak hal yang terlintas..kadang bayangan yang mengundang senyum, kadang bayangan yang membuat miris..
Ah, apa yang akan terjadi nanti? Ah, akankah aku mampu menjalankan tugasku sebagai ayah dengan baik?
Ah, akankah aku mampu mencapai apa yang kucita-citakan untukku, untuk keluargaku dan untuk ummat?
Ah, apakah aku mampu…apakah aku bisa?
Pertanyaan-pertanyaan itu terus membombardirku laksana peluru-peluru yang memberondong rumah Muzahri yang menewaskan Ibrahim…(rumah yang mungkin saja isinya kosong..Wallohualam)

Sahabat,
Kadang ada masa-masa saya krisis percaya diri..
Krisis yang menerpa laksana resesi global ulah Amerika yang menjadi bencana dunia..
Krisis percaya diri yang terkadang membuat saya lupa…
Lupa bahwa “Tuhan adalah sang Maha Rencana..”
Lupa bahwa “Ketika manusia dilahirkan, kitab kisah hidupnya sudah selesai dituliskan, tinta-tintanya sudah mengering, dan buku-buku itu telah ditutup”
Lupa bahwa sebenarnya tugas saya adalah hanya berusaha dan berserah..

Sahabat,
Saya mungkin terkadang terpedaya dengan manifesto kapitalisme..
Manifesto perhitungan 5+5=10..
Manifesto yang membuat orang berlomba-lomba untuk kaya dengan pengeluaran seminim mungkin..
Manifesto yang terbukti fragil..rapuh..begitu rapuh..
Manifesto yang telah terbukti gagal secara mengglobal..

Sahabat,
Malu saya memproklamirkan diri sebagai muslim..
Namun kehidupan saya masih jauh dari ukuran muslim yang baik..
Masih jauh dari tatanan yang diwahyukan sang Khalik..
Masih jauh dari tatanan yang dicontohkan sang Kekasih Tuhan..
Malu saya…teramat malu..

Sahabat,
Di tivi, internet, koran, majalah, hinggu selebaran-selebaran kertas buram yang berhambur dipinggir jalan..
Sering kita temui istilah “jurus cepat kaya modal dengkul”; “jadi kaya dalam 30 hari (selain ngepet)” hingga ke pertanyaan-pertanyaan retorik “Mau Kaya??” (kaya monyet maksudnya) atau “Bosan jadi orang miskin melulu??” (udah tahu pake nanya)..
Inti dari semuanya adalah mengajarkan kapitalisme atau terkadang hanya menjual mimpi kosong..

Sahabat,
Seorang penceramah muda di televisi sering berbicara tentang sedekah..
Hingga saking seringnya, maka “sedekah” itu menjadi ‘brand’ miliknya..
Ada yang unik dari penceramah ini..kenapa?
Karena dia menggunakan matematika yang menyimpang dari kewajaran..
Dia tidak menganut prinsip 10-1=9..
Tapi dia menganut 10-1=19…Apa pasal?? kenapa bisa??
Ya, karena setiap 1 bagian yang kita sedekahkan, maka Tuhan akan menggantinya 10x lipat..
Tidak ada istilah merugi dalam sedekah…karena itu adalah janji-Nya..

Sahabat,
Dikalau menabung atau mendepositokan uang di Bank kita pasti selalu berhati-hati..
Berapa bunga/bagi hasilnya?? Dijamin pemerintah atau tidak?? itulah mungkin dua pertanyaan yang sering terlontar..
Kalau kita bisa mendepositokan uang dengan bunga/bagi hasil 8%/tahun dengan penjaminan LPS..
Lalu kenapa kita (saya) masih ragu untuk mendepositokan uang dengan bunga 1000% dengan penjaminnya adalah Tuhan secara langsung?
Lagi-lagi ini adalah sebuah retorika…
Tidak perlu dijawab…cukup direnungkan..
Yuuk…mari kita renungkan sama-sama..

salam,

SH
Ams-NL
25-9-2009

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: