Dunia Rafi

A Rare Gift!

Posted in CelotehAyah&Mama by wiratara on Februari 20, 2009

 

2 Hari yang lalu, saat kelas perkuliahan hendak dimulai, tiba2 teman disebelah tempat dudukku menyodorkan sesuatu. Sebuah bungkusan coklat dengan label “Quantore” dengan details tentang perlengkapan komputer. “Apa ini?” tanyaku padanya (dia adalah Emily – seorang dokter spesialis Obsygin dari Kenya)..”Ah, terima aja jangan banyak tanya!” ujarnya. Emily memang orangnya suka sengit kalau kita banyak tanya ma dia. “Dari siapa?” ujarku lagi, tanpa berkata dia menunjuk seorang wanita diseberang meja. “Ooo..dari Irene (Irene adalah dokter umum dari Uganda kalau saya tidak salah)..”Apa isinya nih..cookies ya??” tanyaku penuh curiga dan rasa ingin tahu. Eh, si Irene malah senyum2 tak mau jawab. “Harus dipanasin dulu di microwave atau langsung dimakan?” ujarku tambah kebingungan. “Udah terima aja, jangan banyakan tanya!” Emily tambah sengit. Ya udah deh…abis didampratin ibu2 dan disenyum-senyumin gak jelas.

Akhirnya dengan naluri detektif Conan, kucoba buka bungkusan coklat itu..Ups! kok ada amplopnya? ada namaku pulak diamplopnya. Makin curious nih, akhirnya kubuka amplopnya dan akhirnya aku baru nyadar..bahwa ini adalah Kado untukku. Tapi gak ada angin dan nggak ada hujan kok ada kado?? padahal ultahku kan 4 juli…Ya udahlah kubuka amplop tersebut dan kukeluarkan sebuah kartu ucapan bergambar sebuah kapal di pinggir pantai ditengah deburan ombak..Ooo ternyata gambar Lukisan Vincent Van Gogh. Kubaca kalimat demi kalimat yang terlulis didalamnya. Deg!…jantung ini tiba2 berdesir…ternyata teman2ku begitu perhatian juga. Ternyata mereka juga membuat analisa mengenai aku dan sifatku. Untuk anda, saya salin tulisannya:

1. Dari Irene Nakachwa, MD : ” Dear Selamet, we greatly appreciate the role u took on to stir us thru the recently concluded group exercise. Your ability to volunteer, engage others, listen, respect opinion and keep calm under tension, particularly quality u for a great leader. We believe in your potential and encourage u not to be detered by malicious, unappreciate and pessimistic tongues. You are destined for greater horizons brother. Keep it up. God bless you always. Gp 5. Irene” 

2. Dari Dorothy Kijugu, MD – Tanzania: “May Alah (maksud dia-Alloh) bless you to keep it up. Dorothy Kijugu”

3. Dari Vo Thuan Hu, MD – Vietnam: “Hope you always successful like this. Thuan.”

4. Dari Suraj Abdulkarim, MD – Nigeria: “Hope & wish you all the best & always. Suraj.”

Tidak usah di translet ya..saya yakin anda juga mahir berbahasa inggris. Selain itu mereka juga membelikan sebuah jam tangan untukku (mungkin biar gak suka telat kali ya?).

greeting-card

 

Jadi ceritanya dari kampus kami ditugaskan dalam kelompok kecil untuk membuat proposal proyek kesehatan di Kota Conakry di Republik Guinea. Sebuah negara miskin di pesisir pantai Afrika Barat. Nah, seperti biasa tuh, dalam kelompok kan ada dinamikanya, ada ribut masalah ini, masalah itu. Sampai-sampai ada kelompok yang berkelahi dan anggotanya boikot, bahkan ada juga yang mengadu ke dosen kenapa dia dimasukkan dalam kelompoknya. Nah, dikelompok 5 kebetulan saya ketuanya, dan alhamdulillah kami berhasil menyelesaikan tanpa konflik yang berarti. Meskipun lewat dari deadline awal, akhirnya kami bisa submit sebelum deadline finalnya.

 

a-gift

 

Fiuuhh..sebuah kerja keras. Padahal kalau boleh jujur, detik2 menjelang deadline saya pribadi juga tidak yakin akan selesai, bahkan 1 jam sebelum deadline (18.00) kami masih harus revisi indikator logframe. Tapi anda tahu lah, sebagai ketua kelompok anda harus menyembunyikan hal itu, yang harus ditampakkan bahwa saya yakin semua lancar dan raut muka yang meyakinkan. Dan akhirnya…Kami selesai! pkl 17.45 dokumen kami kumpulkan ke Petugas reception karena dosen udah pada pulang.

Namun belum selesai sampai disini, giliran persiapan untuk presentasi, Dorothy yang dari awal udah setuju untuk jadi presenter tiba2 mogok tidak mau. Setelah ditawarkan, semua tidak ada yang mau. Wah, aje gile nih..ternyata mereka sudah menyimpulkan bahwa saya-lah yang akan presentasi. Yah..mau gimana lagi..udah saya duga dari awal. Sebenarnya saya paling enjoy kalau disuruh presentasi (saking enjoynya suka lupa waktu), yang saya takutkan adalah penontonnya bosan..soalnya saya terus yang presentasi..hi..hi..

group-51

Ki-Ka: Dorothy, Irene, Me, Suraj, Thuan — During the group work!

Akhirnya hari itupun tiba. Senin pagi (dengan sedikit ngantuk, karena semalam baru tidur jam 01.30 karena telat pulang dari Den Haag acara gathering bareng Jusuf Kalla di Wisma Duta) akhirnya saya mengayuh sepeda dengan malesnya. Yap! sampe di KIT jam 09.00 WIB, saya ketemu teman2 dan print beberapa dokumen. Tiba2 dari arah lift Dorothy muncul dan bilang “Hi Selamet! let’s go..we get the first chance to present!”..Alamak! baru datang..masih ngos-ngosan..harus presentasi pulak (padahal kelompokku harusnya yang kedua, usut punya usut ternyata urutannya dirubah pake undian lotere). Yah, part of the job…setelah salam sana-sini dengan reviewer akhirnya acara dimulai. Eng..Ing..Eng…15 menit berlalu dan Sharp! (ini rekor saya bisa selesai presentasi sesuai jatah..biasanya molor..hi..hi.. – jadi ingat kata teman2 di CARE dulu..”kalau bisa jauhkan saya dari mikrofon, soalnya kalau dikasih mic susah berhenti ngomongnya..). Dan sesi diskusi 30 menit pun molor dengan suksesnya! dengan antusias kami di bombardir dengan berpuluh pertanyaan. Yah maklumlah pioneer. Akhirnya grup kami sukses menyelesaikan tugas hari itu. Saat minum kopi, tiba2 salah seorang reviewer datang ke arahku dan bilang “Nice presentation!”. Ah, akhirnya kerja keras kami terbayar sudah..

Satu yang saya simpulkan dari kisah ini: ” Kamu yang menentukan batas kemampuanmu, jika hati dan pikiranmu mengatakan bisa, maka seluruh anggota tubuhmu akan bahu membahu mewujudkannya…You are the one that set your own limit!” 

salam

2 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. Inna said, on Maret 3, 2009 at 11:39 am

    I search for the girlfriend – Dorothy Kijugu, it by a trade the doctor, studied in Russia, born in Tanzania. If it remembers me, let will write, my Und-ina@mail.ru address call me Inna, I from Russia – Nizhni Novgorod.
    Дороти, солнышко, откликнись пожалуйста, мы тебя уже 5 лет ищем и не можем найти, очень переживаем…. мы тебя очень любим. Не забыли, каждый день вспоминаем. Переживаем очень.

  2. wiratara said, on Maret 7, 2009 at 9:40 am

    I’ve sent your message to my friend dorothy. She told me that she also missed you too after 10 years without any contact. She will contact you soon through e-mail. Have a nice reunion!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: