Pandemi Flu Babi (Swine Flu) sudah didepan mata..
Wah…baru 2 hari ini saya mengikuti berita mengenai Swine Flu dan ternyata sudah begitu luarbiasa.. Malu sebenarnya saya yang mengaku sebagai calon praktisi public health kok ketinggalan berita yang begini besar.. Yuk mari kita ulas sedikit masalah Swine Flu ini.
Swine Flu: Waspadalah…Waspadalah…
Swine Influenza(Swine Flu) adalah penyait saluran pernafasan pada babi yang disebabkan oleh virus influenza tipe A (H1N1) yang sering menyebabkan wabaha pada babi. Pada umumnya penyakit ini tidak terjadi pada manusia meskipun mempunyai potensi untuk ditularkan ke manusia dan pada beberapa kasus memang terjadi. Sebelumnya pernah dilaporkan adanya kasus penularan swine flu ini dari manusia ke manusia, tetapi penularannya hanya terbatas dan tidak melebihi 3 orang (1). Tapi itu dulu, lain lubuk lain belalang, lain dulu lain sekarang. Mungkin virus ini sudah bermutasi dan mencapai tahapan lanjut yang sudah cukup poten.
Saat ini CDC dan WHO telah menetapkan bahwa virus Swine Flu ini (H1N1) sangat menular dan menyebar dari satu manusia ke manusia yang lain. Bahkan WHO sudah menyatakan pandemi fase 4 (artinya sudah ada penularan dari MANUSIA ke MANUSIA, yang menetap di minimal satu negara, yang pada kasus ini adalah Mexico dan mungkin US juga) (1,3). Ingat kasus Flu Burung (H5N1) di Indonesia? Nah yang itu baru fase 3, artinya ada penularan dari HEWAN/UNGGAS ke MANUSIA tetapi belum ada bukti penularan dari MANUSIA ke MANUSIA meskipun ada beberapa kasus kluster yang terjadi di Tangerang dan Sumatera Utara. Jadi secara Fakta sudah jelas, bahwa virus H1N1 ini jauh lebih berpeluang menyebabkan pandemi global dari pada H5N1. Wah, cukup mengerikan ya.
Yuk kita bicara statistik. Kasus yang menyebabkan potensi global pandemi kali ini dimulai ketika ditemukannya kasus positif di Mexico pada seorang bocah umur 4 tahun yang tinggal didaerah di Veracuz state yang terkontaminasi oleh peternakan babi pada tanggal 2 April 2009. Kemudian dalam hitungan hari (sekarang tanggal 28 April), kasus ini sudah menyebar pada 2000 orang di Mexico dan diperkirakan lebih dari 150 diantaranya meninggal dunia (2). Bandingkan dengan kasus Flu Burung di Indonesia yang memerlukan waktu lebih dari 5 tahun untuk merenggut nyawa sejumlah tersebut. Hmm..dahsyat! Sedangkan di Amerika sendiri kasus yang tercatat sudah 50 kasus tetapi umumnya lebih ringan sehingga hanya 1 orang yang harus dirawat dan belum ada korban jiwa. Diseluruh dunia sudah tercatat 79 orang yang positif (confirmed) terserang H1N1 ini, sedang WHO mengklain sejumlah 73 orang (2,4).
Apapun angkanya, melihat dari rentang waktu, jumlah yang terinfeksi, dan jumlah korban yang meninggal (keparahan), bisa dikatakan bahwa Swine Flu ini adalah kandidat terkuat untuk menjadi global pandemi. Hal ini tentunya mengingatkan kita pada Flu Spanyol pada 1918 yang menginfeksi sekitar 500 juta orang diseluruh dunia dan mengakibatkan kematian pada 25-50 juta orang dalam kurun waktu sekitar 1 tahun. WHO bahkan menyebut bahwa FLu Spanyol ini adalah penyakit paling mematikan yang pernah ada didalam sejarah manusia (5). Wah..wah..wah..
Sepertinya kita memang harus benar2 wapada. Kemarin ramai tentang Flu Singapura, yang walaupun tidak mematikan tetapi cukup menghebohkan. Menghadapi Swine Flu ini pemerintah dan seluruh jajaran departemen dan komponen masyarakat harus bahu membahu supaya virus ini dapat dihambat masuk ke Indonesia. Dengan kondisi cuaca tropis dan hygiene dan sanitasi masyarakat kita yang masih rendah, bukan tidak mungkin Ledakan Pandemi Global Swine Flu ini yang paling parah Justru terjadi di Indonesia. Naudzubillah!
Teman2 TS Dokter, mari kita budayakan sharing informasi dengan keluarga, masyarakat sekitar, pasien, dan siapapun yang dijumpai. Sehingga mereka bisa memperoleh informasi dengan akurat dan terpercaya. Walaupun penyakit ini belum masuk ke Indonesia, alangkah baiknya kalau kita mempersiapkan diri dengan baik, katanya kalau tak kenal maka tak sayang. Mudah2an Alloh SWT selalu memberikan kita perlindungan dari segala macam marabahaya dan penyakit. Amin.
Salam Sehat,
Selamet Hidayat
———————————————————————————————-
Data teknis:
Spesifikasi Swine Flu:
Penyebab: H1N1 (Virus Influenza tipe A)
Transmisi : Babi ke manusia, manusia ke manusia via udara (droplet atau cairan lendir hidung, lendir bersin dan batuk, aerosol, etc). Droplet yang menempel pada benda-benda (meja, kursi, pegangan pintu, dll yang terkontaminasi droplet) dapat bertahan hidup selama 2 jam dan mempunyai potensi untuk menular.
Inkubasi : 1 – 7 hari baru akan mulai onset.
Tanda dan gejala: Pada umumnya serupa flu biasa, tetapi lebih progresif dan fatal dalam hitungan hari.
Gejala yang sering ditemukan adalah demam, batuk, sakit tenggorokan, sakit2 seluruh badan, sakit kepala, menggigil dan lelah. Pada beberapa kasus juga ditemukan diare dan muntah.
Terapi : CDC merekomendasikan penggunaan Oseltamivir (Tamiflu) untuk pengobatan atau pencegahan. Pemberian obat anti virus ini akan efektif apabila dimulai segera saat muncul gejala atau sebelum 2 hari setelah munculnya gejala.
Note: Pasien yang menderita Swine flu akan mempunyai potensi menularkan penyakit ini selama rentang waktu 1-7 hari setelah onset.
————————–————————–————————–—————-
Sekarang Anjuran dari CDC untuk prevensi (1):
• Tutup hidung dan mulut dengan tissu saat batuk atau bersin, buang tissu ke tempat sampah yang bertutup.
• Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir sesering mungkin, terutama setelah batuk atau bersin dan setelah beraktivitas di area publik. Pembersih tangan berbahan dasar alkohol (antis, dll) juga terbukti cukup efektif.
• Hindari sering-sering menyentuh mata, hidung dan mulut, karena virus dapat menyebar melalui cara ini. Apalagi setelah tangan anda menyentuh benda2 yang kemungkinan terkontaminasi oleh virus (permukaan meja, pegangan tangga, pegangan bus, dll) Avoid touching your eyes, nose or mouth. Germs spread this way.
• Sebisa mungkin hindari kontak dengan pasien suspek/confirmed swine flu
• Jika anda sakit flu, usahakan tetap tinggal dirumah dan tidak beraktivitas di kantor atau sekolah untuk menghindari transmisi dan juga sebisa mungkin periksa ke dokter atau RS terdekat.
————————–————————–————————–—————-
Referensi:
1. CDC, Swine flu and you. URL: http://www.cdc.gov/swineflu/swineflu_you.htm
2. WHO, Swine Flu. URL: http://www.who.int/csr/disease/swineflu/en/index.html
3. WHO, Pandemic phase. URL: http://www.who.int/csr/disease/avian_influenza/phase/en/index.html
4. Yahoo, WHO raises global alert. URL: http://news.yahoo.com/s/ap/20090428/ap_on_he_me/med_swine_flu
5. The Spanish Flu. URL: http://www.nwabr.org/studentbiotech/winners/studentwork/2006/WB_SC_Rimbakusumo/hspanflu.html
Ayahrafi: Live Radio Talkshow in Djati FM radio combined with Keukenhof..
Rekaman ini adalah salah satu rekaman talkshow saya yang disiarkan live di Radio Djati FM Banda Aceh. Kali ini temanya adalah Kehamilan yang tidak diinginkan. Walaupun ada beberapa statement yang kurang pas, tapi overall mungkin bisa dibilang lumayan lah..hi..hi…
Oia, videonya di gabung dengan foto2 yang saya ambil dari Keukenhof (Taman tulip di Belanda).
Selamat menikmati..
Ada apa dengan “Pak” ?
Assalam,
Alkisah ada rombongan koas dari Univ negeri di SMG sedang stase luar di RSU PWT, mereka berempat (YY,RP,KY,YW) tiba dari semarang dan begitu amazed dengan kamar koas yang…tiiiitt..(sensor)..seperti kandang ayam. Akhirnya ya dengan segera cancut tali wondo, menyapu, mengepel, membersihkan ruangan yang sungguh begitu berantakan…sungguh tidak pernah kami bayangkan sebelumnya kalau di ruangan ini pernah tinggal yang namanya “manusia”…
Akhirnya malam itu ruangan sudah bisa “ditiduri” juga, walaupun sebagian teman2 lebih memilih tidur di UGD, saya memilihi tidur dibelakang. Konon kabarnya juga alasan sebagian teman (cewek) tidak mau tidur diruangan itu karena tepat diruang sebelah kami ada penunggu nya (hantu cewek) yang suka nongol kalau malam…tidak cuman satu dua koas…rata2 mengaku pernah “diceritai” temennya yang di’weruhi’ oknum gentayangan ini. Yah, meskipun dengan ngeri2 sedap, akhirnya pules juga….(saya waktu koas memang agak mbeling, suka tidur dikamar2 koas yang katanya angker…padahal maksudnya kalau saya tidur disitu nggak ada yang berani cari buat bangunin..hi..hi..)
Suatu pagi dikala itu, surya bersinar begitu cerah, tapi ada yang lain hari ini…semua koas pada ribut menyiapkan laporan pagi..(koas Univ swasta di jakarta), kami yang baru datang hanya bengong2 aja sambil geli2 enggak melihat tingkah mereka yang lucu..(suer..kasihan betul lihat koas UNIV swasta..seperti anak ayam kehilangan induknya..gak ada yang ngajarin..walhasil ya..jadi sasaran kemarahan senior kalau ditanya gak bisa jawab). Nah, setelah ditunggu2 akhirnya, senior Obsgyn datang juga, dan satu persatu koas2 itu pun bernyanyi dengan gemeteran…fiuhh..
Akhirnya tiba giliran anak2 itu ditanya…dan seperti biasa kalau mereka tidak bisa jawab..senior itu tanya ke koas yang lain”…nah kebetulan yang ditanya saya. Karena kebetulan tahu jawabannya ya akhirnya saya jawab…tetapi seketika muka senior obsgyn itu terlihat gusar…apa pasal? ternyata usut punya usut waktu jawab saya bilangnya “Pak” dan bukan “Dok”…wualllahhhhh….terus senior itu bilang “Kamu pasti dari U***p! bla..bla..bla..@#$***#@….” habis sudah pikir saya dalam hati…baru beberapa hari sudah kena damprat..Akhirnya setelah laporan pagi saya beranikan diri menghadap ke beliau untuk minta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi kesalahan lagi yang serupa…..
Hahaha…lucu memang..makanya saya terkadang masih suka geli2 sendiri kalau mengingatnya…yah, namanya juga manusia, besar dan tumbuh dari pengalaman dan kesalahan..cuman kadang saya terpikir, begitu jauhkah bedanya “Pak” dengan “Dok”??
Padahal bagi saya yang orang jawa, “Pak” atau “Bapak” adalah panggilan bagi sosok yang saya anggap layak dihormati, mengayomi, dan penuh wibawa…sama halnya seperti “Bu” atau “Ibu”..bukankah kedudukan ibu dan bapak adalah mulia dan dimuliakan??
Wallohu’alam bisshowab.
Apakah itu Cinta??
Cinta…
Kata yang sederhana, tetapi begitu banyak dipuja, diagungkan, dan terkadang diumbar berlebih2an.. Tapi apakah semua itu adalah cinta? atau hanyalah nafsu?
Entah… Sampai hari ini terkadang saya masih belum begitu mengerti Apakah cinta itu adalah suatu perasaan tunggal yang nyata.. Ataukah cinta adalah kesatuan dari berbagai perasaan, pengalaman, kesabaran dan keselarasan..
Mungkin.. Cinta adalah sebuah hasil akhir.. Tapi mungkin juga cinta adalah sebuah proses.. Dan mungkin juga cinta adalah sebuah bekal, input ataupun prasyarat..
Mengevaluasi cinta.. Adalah mengevaluasi input, proses dan output.. Kesatuan integral dari proyek ‘penyatuan hati’.. Bukan hanya fragmentasi yang terkadang membingungkan dan mengaburkan.. Penilaian secara ‘Kaffah’ kalau menurut Islam…
Cinta yang berdasar nafsu tidak akan kekal.. Satu tahun? satu bulan? atau bahkan mungkin hitungan hari.. Karena cinta dan nafsu memang tidak ditakdirkan untuk bersatu..
Cinta yang sejati merupakan sebuah proses metamorfosa.. Lihatlah siklus kupu2…dari telur..menjadi ulat..terkungkung didalam kepompong..baru kemudian menjadi kupu2 dan terbang.. Proses yang panjang dan melelahkan…tak jarang banyak telur yang tidak menetas..banyak ulat yang mati…atau banyak kepompong yang kering… Tetapi itulah hidup…dan itulah Cinta…

2 komentar