Pemeriksaan Kesuburan
dari www.malau.com
Suatu pagi Mbah Bejo yang masih kuat, ke rumah sakit menemui seorang dokter untuk memeriksakan diri apakah masih subur atau tidak.
Mbah Bejo : “Pak dokter, saya ingin tau apakah saya masih subur atau tidak.”
Dokter : “Ooo… itu. Sekarang bapak bawa toples ini pulang, besok kembali lagi ya.”
Besoknya Mbah Bejo kembali lagi menghadap dokter, namun dengan toples yang isinya kosong.
Dokter : “Lho kok nggak ada isinya? Nanti memeriksanya bagaimana?”
Mbah Bejo : “Begini ceritanya dokter, saya itu sudah berusaha, tapi tidak bisa, pertama saya memakai tangan kiri saya, terus saya memakai tangan kanan saya beberapa kali, tapi tidak bisa juga. Lalu istri saya pun membantu saya. Pertama dengan tangan kanannya, tapi tidak berhasil, dicoba dengan kedua tangannya pun tetap tidak bisa.
Dokter : “Tidak bisa?”
Mbah bejo : ‘Kebetulan keponakan saya si Ayu yang berumur 17 tahun ada di rumah. Saya coba minta tolong dengan tangannya yang lembut.”
Dokter : “Minta bantuan keponakan bapak?!!”
Mbah Bejo : “Iya dokter… dia mencoba dengan kekuatan yang dia punya tapi tetep tidak bisa, terus keponakan saya mencoba menggunakan jepitan kedua kakinya.”
Dokter : “Dengan kedua kakinya?!!”
Mbah Bejo : “Bener dokter… dengan kedua kakinya pun tetep tidak bisa.”
Dokter : “Tetap tidak bisa?!!”
Mbah Bejo : “Iya dokter… terus saya coba minta bantuan tetangga saya bu Sri.”
Dokter : “Tetangga bapak!!”
Mbah Bejo : “Dia langsung menggunakan mulutnya, dia gigit-gigit sedikit beberapa kali, tetep tidak bisa.”
Dokter : “Tidak bisa juga?!… Gila!!”
Mbah Bejo : “Makanya saya datang kemari untuk meminta bantuan pak dokter.”
Dokter : “Apa!! Tidaaaaak…! Saya tidak mau!”
Mbah Bejo : “Terus bagaimana saya bisa diperiksa kalo pak dokter tidak mau membantu saya.”
Dokter : “Pokoknya saya tidak mau tahu! Toples itu harus ada isinya!”
Mbah Bejo : “Bagaimana mau diisi dokter. Sampai sekarang saja tidak ada yang bisa membuka tutupnya.”
Dokter : “…”
Cewek Bugil Naik Becak
dari www.malau.com
Ada seorang cewek bugil naik becak. Sepanjang perjalanan, si tukang becak sama sekali tidak mengalihkan pandangannya dari si cewek tersebut.
Merasa di perhatikan seperti itu, si cewek tersebut menegur:
Cewek : Ada apa mas, kok ngeliatnya seperti itu? Belum pernah ngeliat cewek bugil apa?!!!
Tukang Becak : Oh nggak mbak… Saya cuman memperhatikan, kira-kira nanti mbak mengeluarkan uangnya dari mana???
Salah Kirim E-mail
dari www.malau.com
Sepasang suami isteri setengah baya yang sama-sama dari kalangan profesional merasa penat dengan kesibukan di ibukota.
Mereka memutuskan untuk berlibur di Bali. Mereka akan menempati kembali kamar hotel yang sama dengan ketika mereka ber-honeymoon saat menikah 30 tahun yang lalu. Karena kesibukannya, sang suami harus terbang lebih dahulu dan isterinya baru menyusul keesokan harinya.
Setelah check in di hotel di Bali, sang suami mendapati pesawat komputer yang tersambung ke internet telah terpasang di kamarnya.
Dengan gembira ia menulis e-mail mesra kepada isterinya di kantornya di Jalan Sudirman, Jakarta. Celakanya, ia salah mengetik alamat e-mail isterinya dan tanpa menyadari kesalahannya ia tetap mengirimkan e-mail tersebut.
Di lain tempat di daerah Cinere, seorang wanita baru kembali dari pemakaman suaminya yang baru saja meninggal. Setibanya di rumah, ia langsung memeriksa e-mail untuk membaca ucapan-ucapan belasungkawa.
Baru saja selesai membaca e-mail yang pertama, ia langsung jatuh pingsan tak sadarkan diri. Anak sulungnya yang terkejut kemudian membaca e-mail tersebut (tak lama kemudian jatuh pingsan juga), yang bunyinya:
To: Isteriku tercinta
Subject: Papah sudah sampai Mah!!!
Date: 18 Mei 2008
Aku tahu pasti kamu kaget tapi seneng dapat kabar dariku.
Ternyata di sini mereka udah pasang internet juga, katanya biar bisa berkirim kabar buat orang-orang tercinta di rumah. Aku baru sampai dan sudah check-in. Katanya mereka juga sudah mempersiapkan segalanya untuk kedatanganmu besok. Nggak sabar deh rasanya nungguin kamu. Semoga perjalanan kamu ke sini juga mengasyikkan seperti perjalananku kemaren.
Love you Mom,
Papah
PS: Di sini lagi panas-panasnya. Kalau pada mau, anak-anak diajak aja.
Bahaya Kondom Berasa
dari www.malau.com

Seorang pemilik pabrik kondom berang sebab penjualan perusahaannya menurun karena perusahaan pesaing memperkenalkan kondom dengan berbagai rasa seperti strawberi, pisang, coklat. Pemilik perusahaan itu memanggil kepala divisi risetnya.
“Kamu sebagai kepala divisi riset harus kreatif dong, masak kalah sama perusahaan pesaing.”, omel pemilik pabrik itu.
“Iya pak.” jawab kepala divisi riset itu takut.
“Oke, kalo gitu saya mau bulan depan pabrik kita sudah mulai memproduksi kondom dengan rasa.” lanjut pemilik pabrik.
“Rasa apa pak yang kita pakai?”, tanya kepala divisi riset.
“Saya gak mau tau. Itu tanggung jawabmu. Pokoknya harus beda sama pesaing. Kalo bisa yang khas Indonesia.”, omel pemilik pabrik itu.
Setelah sebulan, pabrik itu memproduksi kondom dengan rasa. Tapi penjualan tidak meningkat, malah komplain ke perusahaan yang meningkat. Komplain kebanyakan berisi keluhan karena sering terjadi kecelakaan dalam permainan sex terutama saat oral sex. Yaitu penis pasangan sering tergigit dalam oral sex.
Peningkatan komplain ini membuat pemilik perusahaan memarahi lagi kepala divisi risetnya.
“Kamu ini gimana sih? Disuruh cuma nambah rasa aja di kondom malah ningkatin komplain ke perusahaan kita. Bisa bangkrut kalo gini!”, Omel pemilik perusahaan.
“Iya pak, mungkin kondomnya perlu ditarik. Sepertinya pengguna sering terlena karena rasanya.”, kata kepala divisi riset.
“Omong-omong emang kamu kasih rasa apa?” tanya pemilik pabrik.
“Sesuai permintaan bapak, rasa khas Indonesia, rasa rendang.”, jawab kepala divisi riset.
Kejutan di hari ulang tahunku
dari www.ngakak.org
Dua minggu yang lalu merupakan ulang tahunku yang ke-35 dan moodku tidak terlalu baik pada pagi itu. Aku turun untuk sarapan dengan harapan istriku akan mengucapkan dengan penuh sukacita “Selamat ulang tahun suamiku tersayang” dan mungkin saja dengan sebuah kado ulang tahun untukku. Waktu berlalu dan bahkan dia tidak mengucapkan selamat pagi. Aku berpikir, ya… itulah istri, tapi mungkin anak-anakku akan mengingat kalau hari ini aku berulang tahun. Anak-anak datang ke meja makan untuk sarapan namun mereka juga tidak mengatakan satu patah katapun. Akhirnya aku berangkat ke kantor dengan perasaan penuh kecewa dan sedih.
Ketika aku masuk ke ruangan, sekretarisku Janet menyapaku “Selamat pagi Boss, selamat ulang tahun”. Dan akhirnya aku merasa sedikit terobati mengetahui ada seseorang yang mengingat hari ulang tahunku. Aku bekerja sampai tengah hari dan kemudian Janet mengetuk pintu ruanganku dan berkata “Apakah Anda tidak menyadari bahwa hari ini begitu cerah di luar dan hari ini adalah hari ulang tahun Anda, mari kita pergi makan siang, hanya kita berdua”. Aku berkata “Wow, itu adalah perkataan yang luar biasa yang saya dengar hari ini, mari kita pergi”.
Kami berdua pergi makan siang. Kami tidak pergi ke tempat dimana kami biasanya makan siang, tetapi kami pergi ke tempat yang sepi. Kami memesan 2 botol martini dan sangat menikmati makan siang kami. Dalam perjalanan pulang ke kantor, dia berkata “Anda tahu ini adalah hari yang begitu indah, Kita tidak perlu kembali ke kantor kan ?”. Tidak perlu, saya pikir tidak perlu, jawabku. Lalu dia mengajak saya untuk mampir ke apartemennya.
Setelah tiba di apartemennya, dia berkata “Boss, jika Anda tidak keberatan, saya akan pergi ke ruang tidur dan melepaskan sesuatu agar lebih nyaman”. Tentu saja sahutku dengan gembira. Dia pergi kekamar tidur dan kira-kira enam menit kemudian dia keluar membawa kue ulang tahun yang besar diiringi oleh istri, anak-anakku dan sejumlah rekan kerja kami sambil menyanyikan lagu Selamat Ulang Tahun.
Aku hanya duduk terpaku disana. Di sebuah sofa panjang……. telanjang tanpa sehelai benang.
Larangan Memakai Jilbab
dari www.malau.com
Ada seorang teman saya, suatu hari terpanggil untuk memakai jilbab. Karena hatinya sudah tetap, dia pun pergilah ke toko muslim untuk membeli jilbab. Setelah membeli beberapa pakaian muslim lengkap bersama jilbab dengan berbagai model (maklum teman saya itu stylish sekali), dia pun pulang ke rumah dengan hati suka cita.
Sesampainya di rumah, dengan bangga dia mengenakan jilbabnya. Ketika dia keluar dari kamarnya, bapak dan ibunya langsung menjerit. Mereka murka bukan main dan meminta agar anaknya segera melepaskan jilbabnya.
Anak itu tentu merasa terpukul sekali… bayangkan, Ayah ibunya sendiri menentangnya untuk mengenakan jilbab. Si anak mencoba berpegang teguh pada keputusannya akan tetapi ayah ibunya mengancam akan memutuskan hubungan orang-tua dan anak bila ia berkeras.
Dia tidak akan diakui anak selamanya bila tetap mau menggunakan jilbab. Anak itu menggerung-gerung sejadi-jadinya. Dia merasa menjadi anak yang malang sekali nasibnya.
Tidak berputus asa, dia meminta guru tempatnya bersekolah untuk berbicara dengan orang tuanya. Apa lacur, sang guru pun menolak. Dia mencoba lagi berbicara dengan ustad dekat rumahnya untuk membujuk orangtuanya agar diizinkan memakai jilbab… hasilnya? Nol besar! Sang ustad juga menolak mentah-mentah. Belum pernah rasanya anak ini dirundung duka seperti itu.
Dia merasa betul-betul sendirian di dunia ini. Tak ada seorang pun yang mau mendukung keputusannya untuk memakai jilbab. Akhirnya dia memutuskan untuk menggunakan truf terakhir.
Dia berkata pada orang tuanya, “Ayah dan ibu yang saya cintai. Saya tetap akan memakai jilbab ini. Kalau tidak diizinkan juga saya akan bunuh diri.”
Sejenak suasana menjadi hening. Ketegangan mencapai puncaknya dalam keluarga itu.
Akhirnya sambil menghela napas panjang, si ayah berkata dengan lirih, “Bambang! Kalo kamu cewek terserah deh… Lha kamu itu laki-laki koq mau pake jilbab?! Apa kata tetangga nanti?”
Di Dalam Sepi (rintihan hati)
Di dalam sepi,
Rintih mendayu detak jantung ini laksana tetabuhan dikala fajar hampir menjelang..
Di dalam sunyi,
Takbir berkumandang laksana deru ombak samudra terbelah untaian karang dibibir pantai yang kemilau diterpa cahaya rembulan ..
Di dalam diam,
Hasrat bergolak laksana perang Badar beribu syahid berjuang melawan angkara..
Di dalam lamunan,
Kutemukan betapa aku jauh dari-Mu ya Rabb….
Didalam keinsyafanku,
Kutemukan arti hidup…
Diemen, 19-11-08
Nasehat kami untukmu, Nak
Nak, hari ini Ayah ingin membagimu sedikit nasehat…yang mungkin kelak akan membantumu mengerti apa arti dari hidup..
Nak, engkau lahir dari Bapak dan Ibu mu yang muslim, dan kelak kami akan membimbingmu mengenali agama yang kami anut supaya kamu mengerti, bahwa agama bukanlah sesuatu yang diwariskan, tetapi agama adalah sesuatu yang kamu pilih dengan sadar dengan segala konsekuensinya. Jadi kami serahkan segalanya padamu bila waktunya tiba nanti, dan engkau akan memutuskannya sendiri….meskipun besar harapan kami bahwa engkau akan memilih agama yang kami pilih…
Nak, kami ingin kelak seiring engkau bertambah dewasa, seiring semakin kritis daya pikirmu mencerna segala hal, seiring kematanganmu berfikir, kami mampu menjadi tempatmu bertanya dan menjadi lawan berdiskusi yang layak. Nak, untuk alasan itulah Ayah dan mamamu harus bekerja keras agar pada tiba saatnya nanti kami siap menjawab semua pertanyaanmu tentang dunia dan tentang Tuhanmu (Alloh) walau hanya sebatas jawaban dasar.
Nak, ingatlah bahwa kami memang orangtuamu, tapi kami tidak memilikimu…Dzat yang maha agung-lah yang menitiskanmu kedunia melalui perantaraan fisik kami. Nak, ketahuilah, kami tidak mempunyai kewenangan atasmu terkecuali hak yang diberikan Alloh kepadda kami untuk mengasuhmu dan membimbingmu hingga kelak tiba saatnya engkau dapat memutuskan segala sesuatunya sendiri. Nak, hingga tiba saat itu kelak, Ayah dan Mama insyaAlloh akan selalu ada disisimu jika engkau memerlukan. Nak, jangan tabu untuk bertanya dan jangan tabu untuk mendebat kami jika memang kamu memiliki alasan dan dasar pemikiran yang lebih baik, dan bukan atas dorongan nafsu; karena ingatlah Nak, bahwa kami juga manusia sepertimu. Karena mungkin kami tidak lebih banyak tahu darimu, tapi kami hanya tahu lebih dulu.
Wassalam,
Diemen, 19-11-08







leave a comment