Nasehat untukmu anakku
Assalamualaikum,
Rafi, tidak terasa sudah 1 bulan ayah jauh darimu, jauh dari segala kegaduhan dan keceriaan senyum dan tingkah lucumu, jah dari segalanya.
Rafi, maafkanlah ayahmu, ayah yang kini telah meninggalkanmu jauh dan memutuskanmu dari kasih dan sayangku, tapi ingatlah nak, semua ini ayah dan mama lakukan hanya untukmu. Ayah menuliskan ini dengan hati yang sedih dan mata yang berkaca-kaca, teringat bahwa ayah telah melanggar hakmu anakku. Hak untuk dekat dan dikasihi oleh ayahmu, hak untuk diajari bagaimana tumbuh menjadi seorang anak yang baik. Tapi ingatlah nak, sekali lagi ingatlah, kami melakukan ini hanya untukmu.
Rafi, mungkin sekarang ini kamu belum banyak mengerti, belum mampu untuk berfikir dan menelaah kritis tentang ketiadaan ayahmu didekatmu, mungkin kamu sekarang ini hanya banyak diam, diam sambil berpikir keras dimanakah sosok yang biasanya bersamaku, menemani tidurku dan meninabobokan aku dengan nyanyian yang memang tidak merdu tetapi cukup untuk meyakinkanmu akan kehadiranku disisimu.
Nak, ingatlah satu hal….hal yang akan tetap menjagamu dekat dariku, ingatlah selalu bahwa ayah selalu menyayangimu dan akan selalu ada untukmu.
Diemen,
17 oct 2008

leave a comment